Banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam menyelamatkan habitat laut di Kepulauan Seribu, salahsatunya dengan melakukan transplantasi terumbu karang seperti yang dilakukan Tim Indonesia Reef. Setelah hampir 2 bulan absen, akhirnya Tim Indonesia Reef kembali melakukan kegiatan yang berorientasi menyelamatkan lingkungan. Sayangnya, disamping pengalaman seru dalam melakukan transplantasi terumbu karang, masih saja ditemui serakan sampah yang memenuhi celah-celah terumbu karang.

Untuk kali kedua, Tim Indonesia Reef bersama Yayasan Terangi kembali melakukan kegiatan penyelamatan lingkungan dengan pemeriksaan terumbu karang di wilayah Pulau Pramuka, Kep. Seribu. Dengan pasukan berjumlah 10 orang, pukul 07.00 WIB rekan – rekan Indonesia Reef dan Yayasan Terangi bersiap-siap kumpul di Dermaga Marina – Ancol untuk persiapan berangkat menuju lokasi kegiatan.

Sekitar 45 menit perjalanan dari Marina Ancol ke Pulau Pramuka, Pak Musphyanto selaku Dive Coordinator & Mas Nugi, staff ahli dari Yayasan Terangi segera memberikan materi singkat mengenai metode pemeriksaan terumbu karang kepada para peserta. Tanpa mengalami banyak kesulitan, tim penyelaman yang terdiri dari Pak Dede, Johannes, Bisma, dan Debbie dapat segera tanggap mengenai cara pengambilan data.

Di hari pertama, seluruh anggota tim mendapat tugas untuk mengambil data terumbu karang di dua titik lokasi penyelaman, yakni di kawasan Pulau Pari dan Pulau Tidung. Pada lokasi pertama di Pulau Pari yang berjarak sekitar 40 menit, Dive Coordinator segera membagi seluruh anggota menjadi dua tim, masing–masing tim melakukan penelitian di kedalaman lima dan 10 meter. Di lokasi kedua yang berada di kawasan Pulau Tidung, tim kembali mendata substrat, invert, dan ikan di kedalaman lima dan 10 meter.

Selanjutnya, dive spot berikut di kawasan Pulau Air, yang pada sore itu visibility-nya hanya berjarak tiga meter. Dari penyelaman yang dilakukan, saya banyak melihat rubbles dan jarang sekali menemukan karang keras yang beraneka warna, mayoritas berwarna coklat dan putih (coral bleaching). Hal ini disebabkan karena global warming di sekitar perairan yang sempat berlangsung cukup lama.

Pagi harinya, kami merencanakan untuk melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Panggang dengan didampingi dua rekan dari SMU 69 – P.Pramuka. Ini merupakan hal pertama bagi saya, bahwa karang keras yang beragam warnanya masih bisa diselamatkan dan dilestarikan. Dengan berbekal pisau lipat, kami bertugas untuk mencabut karang – karang keras dari tempat pengembangbiakan dan menaruhnya kembali di lokasi yang sudah disediakan.

Dengan hati–hati kami mencoba meletakkan masing – masing karang di tempat barunya. Moga–moga di beberapa waktu ke depan, karang–karang tersebut dapat tumbuh dengan baik tanpa harus mengalami kerusakan fatal. Tak lupa Pak Mus juga sudah menandakan dengan GPS titik transplantasi dan kami berinisiatif untuk memberikan nama spot sebagai “NGI Reef” J

Di kesempatan penyelaman keempat, kami juga berinisiatif melakukan Reef Clean Up yang mengambil spot tepat di depan Pulau Pramuka. Beragam jenis sampah ditemukan, seperti wadah pasta gigi, kaleng minuman ringan, botol, plastik makanan dll. Rupanya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masih sangat minim. Ini merupakan tugas dan tanggungjawab kita untuk menjaga kelestarian alam, baiknya dimulai dari diri sendiri, apakah kita sudah bisa menerapkan hal–hal tersebut dalam kehidupan sehari–hari.
Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu seluas 107.489 hektar, merupakan kawasan perairan laut sampai batas pasang tertinggi, pada geografis antara 5°24' - 5°45' LS dan 106°25' - 106°40' BT, termasuk kawasan darat Pulau Penjaliran Barat dan Pulau Penjaliran Timur seluas 39,50 hektar.

Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu tersusun oleh Ekosistem Pulau-Pulau Sangat Kecil dan Perairan Laut Dangkal, yang terdiri dari Gugus Kepulauan dengan 78 pulau sangat kecil, 86 Gosong Pulau dan hamparan laut dangkal pasir karang pulau sekitar 2.136 hektar (Reef flat 1.994 ha, Laguna 119 ha, Selat 18 ha dan Teluk 5 ha), terumbu karang tipe fringing reef, Mangrove dan Lamun bermedia tumbuh sangat miskin hara/lumpur, dan kedalaman laut dangkal sekitar 20-40 m.

Dari jumlah pulau yang berada di dalam kawasan TNKpS yang berjumlah 78 pulau, diantaranya 20 pulau sebagai pulau wisata, 6 pulau sebagai hunian penduduk dan sisanya dikelola perorangan atau badan usaha.

2. Demografi dan Potensi Makro

Penduduk Kepulauan Seribu berjumlah 4.920 KK (660 Keluarga Pra Sejahtera), diantaranya 65 % bermukim di Pulau Pemukiman (Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Harapan) yang berada di dalam Kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu.

Mata Pencaharian Pokok Masyarakat adalah Nelayan Tangkap 70,99 %, utamanya Nelayan Tangkap termasuk Nelayan Jaring MUROAMI (jaring yang tidak ramah lingkungan karena merusak karang) dan sebagian kecil masih menggunakan Racun POTASIUM SIANIDA dan atau dinamit.

Berdasarkan kriteria kegiatan budidaya perikanan berupa kondisi fisik geofisik (keterlindungan, kedalaman perairan, dan substrat dasar laut), oceanografis (kecepatan arus), dan kualitas air (kecerahan dan salinitas), kapasitas Kepulauan Seribu untuk pengembangan budidaya perikanan laut seluas 904,17 ha, diantaranya 622,49 ha (66 %) dalam kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu.

Berdasarkan kriteria kepariwisataan berupa keindahan alam, keaslian panorama alam, keunikan ekosistem, tidak adanya gangguan alam yang berbahaya, dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, kapasitas Kepulauan Seribu untuk pengembangan pariwisata seluas 872,06 ha dengan kapasitas pengunjung 2.318 Orang per hari, diantaranya 795,38 ha dan 1.699 Orang per hari (73 %) adalah kapasitas dalam kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu.

3. Potensi Sumber Daya Alam

TNKpS mempunyai sumber daya alam yang khas yaitu keindahan alam laut dengan ekosistem karang yang unik seperti terumbu karang, ikan hias dan ikan konsumsi, echinodermata, crustacea, molusca, penyu, tumbuhan laut dan darat, mangrove, padang lamun, dan lain-lain.

Terumbu karang di kawasan perairan ini membentuk ekosistem khas daerah tropik, pulau-pulaunya dikelilingi terumbu karang tepian (fringing reef) dengan kedalaman 1 - 20 meter.

Terumbu karang merupakan salah satu sub sistem ekosistem perairan laut yang produktif, yaitu dengan produktivitas primernya mencapai sekitar 10.000 gram Carbon/m2/tahun, sangat tinggi bila dibandingkan dengan produktivitas perairan laut lepas pantan hanya sekitar 50-100 gram Carbon/m2/tahun.

Jenis-jenis karang yang dapat ditemukan adalah jenis karang keras ( hard coral ) seperti karang batu ( massive coral ) misalnya Monstastrea dan Labophyllia ; karang meja ( Table coral ); karang kipas ( Gorgonia ); karang daun ( Leaf coral ); karang jamur ( Mushroom coral ); dan jenis karang lunak ( Soft coral ).

Jenis ikan hias yang banyak ditemukan diantara-nya adalah jenis-jenis yang termasuk dalam famili Chaetodontidae, Apogonidae dan Pomancanthidae , sedangkan jenis Ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi antara lain adalah Baronang (Family Siganidae ), Ekor Kuning (Family Caesiodiae ), Kerapu (Family Serranidae ) dan Tongkol ( Eutynus sp. ).

Echinodermata yang banyak dijumpai diantaranya adalah Bintang Laut, Lili Laut, Teripang dan Bulu Babi yang juga merupakan indikator kerusakan terumbu karang. C rustacea yang banyak dikonsumsi antara lain Kepiting, Rajungan ( Portumus sp. ) dan Udang Karang ( Spiny lobster ). Moluska (binatang lunak) yang dijumpai terdiri dari Gastropoda, Pelecypoda , termasuk jenis yang dilindungi diantaranya adalah Kima Raksasa ( Tridacna gigas ) dan Kima Sisik ( Tridacna squamosa ).

Kawasan TNKpS merupakan habitat bagi Penyu Sisik ( Eretmochelys imbricata ) yang dilindungi, dan keberadaannya cenderung semakin langka. Dalam upaya pelestarian satwa ini, selain dilakukan perlindungan terhadap tempat-tempat penelurannya seperti Pulau Peteloran Timur, Penjaliran Barat, Penjaliran Timur dan Pulau Belanda, telah dilakukan juga pengembangan pusat penetasan, pembesaran dan pelepasliaran Penyu Sisik di Pulau Pramuka dan Pulau Sepa.

Kegiatan di Pulau Pramuka dan Pulau Sepa tersebut dilakukan dengan cara mengambil telur dari pulau-pulau tempat bertelur untuk ditetaskan secara semi alami. Anak penyu (tukik) hasil penetasan tersebut kemudian sebagian dilepaskan kembali ke alam, dan sisanya dipelihara untuk dilepaskan secara bertahap.

Untuk jenis tumbuhan laut, Kawasan TNKpS ditumbuhi jenis lamun (seagrass) seperti thalasia dan enhalus, dan ganggang laut/ algae/rumput laut (seaweed) seperti Halimeda, Sargassum dan Caulerpa . Jenis-jenis tumbuhan darat yang banyak ditemukan antara lain adalah Kelapa ( Cocos nucifera ), Mengkudu ( Morinda citrifolia ), Ketapang ( Terminalia catappa ), Butun ( Baringtonia asiatica ), Sukun ( Artocarpus atilis ), Pandan Laut ( Pandanus tectorius ), Sentigi ( Pemphis acidula ), dan Cemara Laut ( Casuarina equisetifolia ).

Di beberapa pulau juga ditemukan ekosistem mangrove yang di dominasi oleh jenis-jenis Bakau ( Rhizophora sp. ), Api-api ( Avicenia sp. ), Tancang (Bruguiera sp. ), Temu dan Prepat ( Sonneratia sp. ).
Elang itu akhirnya menyatu betul dengan alam. Di dahan sebatang pohon tinggi di Pulau Kotok di Taman Nasional Kepulauan Seribu, seekor elang bondol (Haliastur indus), mulai mengumpulkan ranting-ranting untuk membuat sarang.

Pada rabu pekan lalu, petugas rehabilitasi elang bondol di pulau itu menyaksikannya terbang bolak-balik ke dahan pohon sembari menggigit ranting di paruhnya. "Ini pertama kali terjadi," kata Femke den Haas, sosok yang terlibat dalam program rehabilitasi elang bondol itu, kepada Tempo kamis pekan lalu.

Elang bondol adalah maskot Jakarta. Tapi alih-alih melihatnya terbang di langit ibukota yang penuh polusi, elang itu malah menclok di tubuh bus-bus Transjakarta yang melintas di jalur-jalur Busway.
Bukan burung sebenarnya, melainkan lukisannya semata, dipasangkan dengan salak condet, maskot Jakarta yang lain.

Di Indonesia, populasi elang yang disebut juga Brahminy Kite ini tersebar di Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Pulau Jawa. Meski menjadi maskot ibukota negeri ini, sangat sulit-bila tak mau menyebut mustahil-menyaksikan elang ini terbang di langit Jakarta.

Tapi elang bondol bisa disaksikan di Kepulauan Seribu, meski populasinya tinggal 15 ekor berdasarkan survei 2004. Di kawasan ini, elang-elang itu hidup di Pulau Kotok dan Pulau Pramuka.

Pulau Kotok sekaligus menjadi pusat rehabilitasi elang bondol Indonesia. Di tempat ini elang hasil sitaan itu dilatih sebelum dilepaskan kembali ke alam bebas.

Elang-elang yang berasal dari pusat rehabilitasi di Pulau Kotok, membutuhkan waktu yang relatif lama untuk kembali berperilaku alami, misalnya menyambar ikan di permukaan laut dengan cakarnya yang tajam.

Setelah perilaku alami ini dikuasai, biasanya burung-burung akan dilepas ke alam. Mereka akan melakukan penguasaan teritorial lalu hidup di wilayah teritorinya.

Namun perilaku alami lain, seperti gelagat membuat sarang itu, baru kali ini terjadi semenjak program rehabilitasi dilakukan pada 2004 yang lalu. Femke belum berani mengatakan bahwa sang elang sudah benar-benar membuat sarang. Aktivitas sang burung masih akan terus dipantau.

Femke mengatakan bahwa aktivitas membuat sarang adalah proses menuju breeding alias berkembang biak. "Berarti si elang juga sudah menemukan pasangannya sendiri," kata, Femke, perempuan asal Belanda yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Ini kasus yang jarang di tengah kondisi minimnya populasi elang itu di alam bebas. Ditambah lagi, proses perkembangbiakannya pun terbilang lambat. Di alam bebas, sang elang hanya bereproduksi sekali setahun, itupun hanya rata-rata hanya bertelur dua butir.

Di Pulau Kotok, para dokter hewan dan petugas rehabilitasi pun sulit mencomblangi burung-burung yang dipelihara dan dirawat di sana. Burung ini memang emoh kawin mawin di dalam kandang.

Proses ini semakin berat bagi burung-burung hasil sitaan yang direhabilitasi. Kebanyakan burung itu, kata Femke, sudah terlalu lama hidup dalam kerangkeng.

Selain perilakunya yang menyimpang, ada pula burung yang kondisi fisiknya buruk, seperti sayap yang terluka atau malah putus. Burung-burung itu membutuhkan waktu setidaknya tiga tahun untuk pulih kembali.

Namun si elang yang mulai mengumpulkan ranting itu, rupanya pulih lebih cepat. "Ini tanda keberhasilan program rehabilitasi elang bondol," kata Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Sumarto, pada Sabtu lalu.

Sumarto mengaku sebelumnya tak pernah mendengar rehabilitasi itu berhasil membuat elang itu berperilaku benar-benar alami, seperti membuat sarang. "Yang artinya dia sudah berumah betul," ujarnya.

Si elang adalah hasil pelepasliaran yang dilakukan Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban pada Agustus, dua tahun yang lalu. Saat itu ada delapan ekor elang yang dilepas dari Pulau Kotok.

Kedelapan elang itu adalah hasil sitaan dari berbagai tempat, antara lain dari Bandara Sukarno-Hatta sebelum diselundupkan ke luar negeri, dari pasar burung, dan perumahan. Burung-burung itu lantas dirawat di Tegal Alur, Jakarta.

Setelah dirawat, burung-burung itu direhabilitasi di Pulau Kotok, yang berpadang lamun (sejenis rumput laut). Pulau ini juga mengandung banyak terumbu karang yang menjadi habitat ikan-ikan permukaan, makanan alami sang elang bondol.

Sumarto mengatakan, sejak program rehabilitasi di Pulau Kotok telah menerima 62 ekor elang bondol. Sebanyak 40 ekor di antaranya telah dilepaskan ke alam bebas.

Sebelum dilepas, elang-elang itu dilatih mencari makan secara mandiri maupun berperilaku alami lainnya. Pada awalnya mereka ditempatkan di kandang seluas 25 meter persegi dan "disuapi" makannya oleh petugas di sana.

Setelah itu burung-burung dipindahkan ke kandang yang lebih luas, berukuran sekitar 280 meter persegi di bibir pantai selatan Pulau Kotok. Burung-burung di kandang ini sudah berlatih terbang dan menyambar ikan hidup di permukaan air di tengah kandang.

Setelah dipastikan sanggup bertahan hidup di alam bebas, burung-burung itu pun dilepaskan. Program pelepasliaran ini sudah dilakukan sejak Agustus 2005 lalu.

Namun Sumarto memperkirakan, sejak program pelepasliaran dilangsungkan, elang bondol yang benar-benar masih berkeliaran dan mencari makan di sekitar Kepulauan Seribu tinggal 10 atau 11 ekor saja.

Sisanya, "Sudah keluar kepulauan atau malah ditangkap kembali oleh penduduk," kata Sumarto kepada Tempo di kantornya di Jakarta pada Sabtu lalu.

Sebanyak 10 atau 11 ekor yang hidup di Kepulauan Seribu, 4 ekor masih hidup di sekitar Pulau Kotok-termasuk si elang yang mulai bersarang--, 2 ekor di Pulau Pramuka, dan sisanya ada di pulau-pulau lain.

Itulah mengapa menurut Sumarto, aktivitas sang elang di puncak pohon itu telah menerbitkan harapan akan membaiknya populasi elang bondol. Darinya akan lahir generasi yang akan meramaikan langit Jakarta, bukan hanya jalan-jalan rayanya.(tempo/deddy sinaga)

FORMAT PEMESANAN PAKET MURAH PULAU SERIBU :
Nama  / Jenis Paket / Tanggal Pemesanan / Jumlah Peserta / Nomor HP /

Contoh SMS Pemesanan Paket :
Kang Lintas / Paket Promo Pulau Tidung - Pulau Pramuka / 30-31 Desember 2015 / 10 orang / 085691090920 /


Setelah SMS Pemesanan kami terima, Anda akan mendapatkan balasan SMS yang isinya merupakan Nomor Urut pendaftaran Anda sekaligus Nomor Rekening untuk transfer Uang Muka minimal 50% dari harga Paket.

Cara Pembayaran :
Misal : Nomor Urut Pendaftaran yang diperoleh Kang Lintas adalah 920, maka Kang Lintas harus membayar Rp. 500.920,- (nominal 920 adalah angka Nomor Urut Pendaftaran Kang Lintas).

Setelah transfer maka silahkan konfirmasi via Telpon atau SMS :
(021) 3417-3803 SMS : 08-7878-130-225

Syarat dan Ketentuan :  
  1. Mendaftarkan Paket paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan   
  2. Konfirmasi Pembayaran Paling Lambat 1 X 24 jam Setelah Pemesanan lewat SMS.   
  3. Untuk Paket anak di atas 2 tahun dikenakan pembayaran penuh   
  4. Pembayaran tanda jadi atau uang muka dianggap hangus jika terjadi pembatalan keberangkatan dari pihak Pemesan.
  5. Uang muka akan kami kembalikan penuh bila terjadi pembatalan keberangkatan bila terjadi bencana alam, angin besar dan ombak besar yang mengakibatkan kapal tidak bisa berlayar atau mendapat larangan berlayar dari petugas terkait.
Pulau Tidung - Pulau  Tidung merupakan salah satu kelurahan di Kepulauan Seribu. Pulau ini terbagi dua yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil ini dihubungkan oleh jembatan panjang yang disebut Jembatan Cinta oleh masyarakat Pulau Tidung. Di awal jembatan ini akan ditemui jembatan yang cukup tinggi. Banyak anak-anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan ini sebagai sarana bermain mereka. Hal ini cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak.


Pulau Pramuka - Pulau Pramuka terletak di Kepulauan Seribu Utara sebagai pulau pariwisata, pendidikan, pemerintahan, penduduk, dan salah satu Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Pulau Ini dikelilingi oleh laut dengan gradasi nyata hijau dan biru yang begitu jernih dan nampak indah. Penginapan yang akan menjadi tempat menginap peserta berada di pinggir pantai sehingga dapat langsung merasakan keindahan pantai tanpa harus berjalan jauh ke pinggir pantai.

Harga Paket Murah Pulau Tidung - Pulau Pramuka :
- Minimal   2 orang    Rp.   1.000.000/orang
- Minimal   3 orang    Rp.      850.000/orang
- Minimal   4 orang    Rp.      700.000/orang
- Minimal   5 orang    Rp.      650.000/orang
- Minimal   6 orang    Rp.      625.000/orang
- Minimal   7 orang    Rp.      600.000/orang
- Minimal   8 orang    Rp.      550.000/orang
- Minimal   9 orang    Rp.      475.000/orang
- Minimal 10 orang dan seterusnya    Rp.   450.000/orang


Rute Perjalanan :
Menjelajah 8 Pulau : Pulau Tidung Besar, Pulau Tidung Kecil, Pulau Air, Pulau Semak Daun, Nusa Keramba, Pulau Karya, Pulau Panggang dan Pulau Pramuka


Biaya Sudah Termasuk / Include :
- Tiket kapal reguler Via Muara Angke PP
- Satu Home Stay untuk 10 orang ( 2 kamar AC, ruangan TV dan kamar mandi)
- Makan 4 kali: siang saat tiba, makan malam, sarapan pagi, dan siang mau pulang
- Bakar ikan di Pinggir Pantai
- Kapal untuk keliling pulau dan snorkeling full day
- Alat snorkeling: masker, snorkel, life jacket, fins
- Guide (untuk keamanan di laut, tiap 5 peserta didampingi 1 orang guide)
- Tiket masuk Penangkaran Penyu Sisik, Mangrove dan Hatchery Biota Laut Langka

Susunan Acara :

HARI-PERTAMA
 
 06.30  :  Berkumpul di Muara Angke, menuju ke Pulau Tidung
 10.00 – 11.30  :  Tiba di Pulau Tidung, Jelajah Pulau Tidung / Jembatan Pulau Tidung
 11.30 – 12.30  :  Istirahat, makan siang di Pulau Tidung Kecil
 12.30 – 13.00  :  Perjalanan menuju Pulau Semak Daun
 13.00 – 14.00  :  Latihan dan pembiasaan alat snorkeling di Pulau Semak Daun
 15.00 – 18.00  :  Snorkeling di Pulau Semak Daun, Pulau Air, Soft Coral, menikmati sunset,
 Mengunjungi Nusa Keramba (aquarium tengah laut/restoran apung)
 18.00 – 19.30  :  Istirahat, mandi, sholat
 19.30 20.30  :  Makan malam
 20.30 – Pagi
 :
- Acara bebas, jalan-jalan, memancing di dermaga dan
- Bila cuaca cerah bisa melihat rasi bintang sambil tiduran di dermaga
 HARI-KEDUA


 05.00 – 09.00  :  Sholat bagi yang melaksanakan, menikmati sunrise, sarapan, mandi, dll
 09.00 – 11.00  :  Mengunjungi penangkaran Penyu Sisik, mangrove, dan Hatchery Biota Laut. 
 11.00 – 12.00 :
 Makan Siang, Sholat bagi yang melaksanakan
 12.30  :  Stand by di dermaga menunggu kapal menuju Muara Angke.
 15.30  :  Tiba di Muara Angke, see you on the next vacation.

Tambahan :

  • Provider kartu GSM atau CDMA yang mendapat sinyal di pulau Pramuka antara lain Telkomsel, Indosat, XL, Tree, dan Telkom Flexi.
  • Litrik di Pulau Pramuka sudah menggunakan PLN dan bekerja  24 Jam .






Bagi anda yang ingin menghilangkan penat akibat kesibukan rutinitas setiap hari, tak ada salahnya diakhir pekan anda berpergian ke kepulauan seribu terutama di pulau Tidung.

Pulau Tidung terkenal dengan "jembatan Cinta" jembatan dengan panjang  hampir 2 km yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil.

Nah akhir pekan mau libur ke Pulau mana ?  Kenapa harus binggung, Anda dapat memilih Paket Lengkap Pulau Tidung selama dua hari satu malam. Misalkan rombongan Anda berjumlah 10 orang, Anda "hanya" membayar Rp 360.000 per orang, tetapi sudah dapat menikmati obyek wisata bahari, snorkling, sudah termasuk biaya transportasi PP lewat Pelabuhan Muara Angke, Penginapan (AC/TV), dan logistik.

Harga Paket Lengkap Dua Hari Satu Malam di Pulau Tidung
:

- Minimal 2 orang    Rp. 820.000/orang
- Minimal 3 orang    Rp. 620.000/orang
- Minimal 4 orang    Rp. 520.000/orang
- Minimal 5 orang    Rp. 470.000/orang
- Minimal 6 orang    Rp. 440.000/orang
- Minimal 7 orang    Rp. 420.000/orang
- Minimal 8 orang    Rp. 400.000/orang
- Minimal 9 orang    Rp. 380.000/orang
- Minimal 10 orang dan Seterusnya     Rp. 360.000/orang

Harga Sudah Termasuk/ Include
:

  • Kapal Via Muara Angke - Pulau Tidung (PP)
  • Makan 3X Prasmanan - siang saat tiba, malam (sekaligus bakar ikan) dan Sarapan Pagi
  • Satu Home Stay untuk 10 orang ( AC, TV dan kamar mandi di dalam) 
  • Alat Snorkling - masker, snorkel, life jacket, fins
  • Kapal untuk Snorkling - full day
  • Sepeda Full Day
  • Snorkling ke Pulau Payung dan lokasi yang menarik lainya
  • Mengunjungi Jembatan Cinta
  • Foto - foto di Jembatan Cinta
  • Bakar ikan saat malam hari di Pinggir Pantai
  • Tour Guide - tiap 1 guide untuk 5 orang

SUSUNAN ACARA

HARI PERTAMA 
 06.30
 :
 Berkumpul di Muara Angke, menuju ke Pulau Tidung
 10.00 – 12.30
 :
 Tiba di Pulau Tidung, Istirahat, Makan Siang
 12.30 – 13.00
 :
 Perjalanan menuju Pulau Payung
13.0    – 14.00
 :
 Latihan dan pembiasaan alat snorkeling di Pulau Payung
  15.00 – 18.00
  :
 Snorkeling di Pulau Payung, Pulau Air, Soft Coral, menikmati sunset,
 18.00 – 19.30
 :
 Istirahat, mandi, sholat
 19.30 – 20.30
 :
 Makan malam sekaligus bakar ikan di pinggir pantai
 20.30 – Pagi
 :
 - Acara bebas, jalan-jalan, gitaran, memancing di dermaga dan
- Bila cuaca cerah bisa melihat rasi bintang sambil tiduran di dermaga
 HARI KEDUA


 05.00 – 09.00
 :
 Sholat bagi yang melaksanakan, menikmati sunrise, sarapan, mandi, dll
 09.00 – 11.00
 :
 Bersepeda Ria Keliling Pulau Tidung sambil Foto - foto 
 11.00 – 12.00
:
 Istirahat, Sholat bagi yang melaksanakan, Berkemas
 12.30
 :
 Stand by di dermaga menunggu kapal menuju Muara Angke.
 15.30
 :
 Tiba di Muara Angke, see you on the next vacation.


Tambahan :
  • Provider kartu GSM yang mendapat sinyal di pulau Tidung antara lain Telkomsel, Indosat,  dan XL.
  • Listrik di Pulau Tidung sudah menggunakan PLN dan bekerja 24 Jam.


Liburan sebentar lagi tiba. Mengapa Anda tidak mencoba merencanakan berlibur ke Kepulauan Seribu? Salah satu tempat yang relatif murah yang dapat Anda kunjungi adalah Pulau Tidung, yang terkenal dengan Jembatan Cintanya.

Mengapa disebut tidak mahal? Anda dapat memilih salah satu dari paket wisata bahari yang dikemas dengan harga relatif terjangkau.

Misalkan rombongan Anda berjumlah 10 orang dan memilih paket  Promo Pulau Tidung dua hari satu malam, Anda "hanya" membayar Rp 200.000 per orang, tetapi sudah dapat menikmati obyek wisata bahari, snorkling, sudah termasuk biaya penginapan (AC/TV) dan foto - foto sepuasnya di jembatan Cinta.

Paket Promo Pulau Tidung :
- Minimal   2 orang    Rp.   600.000/orang
- Minimal   3 orang    Rp.   450.000/orang
- Minimal   4 orang    Rp.   350.000/orang
- Minimal   5 orang    Rp.   300.000/orang
- Minimal   6 orang    Rp.   250.000/orang
- Minimal   7 orang    Rp.   240.000/orang
- Minimal   8 orang    Rp.   230.000/orang
- Minimal   9 orang    Rp.   220.000/orang
- Minimal 10 orang dan seterusnya    Rp.   200.000/orang

Fasilitas Promo Pulau Tidung Sudah Termasuk/ Include :
- Satu Home Stay untuk 10 orang ( AC, TV dan kamar mandi)
- Alat Snorkling - masker, snorkel, life jacket, fins
- Kapal untuk Snorkling - full day
- Sepeda Full Day
- Snorkling ke Pulau Payung  dan lokasi yang menarik lainnya
- Tour Guide / Guide Snorkeling (tiap 1 guide untuk 5 orang)

Fasilitas Promo Pulau Tidung Tidak Termasuk :
- Transpotasi
- Makan
- Bakar Ikan/BBQ


Susunan Acara :

HARI PERTAMA
 

 10.00 – 10.30  :  Tiba di Pulau Tidung dan di Jemput Petugas kami Menuju Penginapan
 10.30 – 11.00  :  Istirahat
 11.00 – 17.00  :  Latihan dan pembiasaan alat snorkeling di Pulau Payung dan


 Snorkeling di lokasi yang menarik lainya
 18.00 – Pagi
 : - Acara bebas, jalan-jalan, memancing di dermaga/Pantai dan
 

- Bila cuaca cerah bisa melihat rasi bintang sambil tiduran di dermaga


- Bakar - Bakar ikan hasil mancing sambil Gitaran
 HARI-KEDUA


 08.00 – 12.30  :  - Acara Bebas dan


 - Peserta dapat bersepeda Ria mengelilingi Pulau Tidung


 - Peserta juga dapat bermain atau Foto - foto di Jembatan Cinta.


 - Mencari Oleh - oleh untuk dibawa pulang
 12.30  :  Stand by di dermaga menunggu kapal menuju Marina Ancol atau Muara Angke.




Tambahan :
  • Provider kartu GSM yang mendapat sinyal di pulau Tidung antara lain Telkomsel, Indosat,  dan XL.
  • Listrik di Pulau Tidung sudah menggunakan PLN dan bekerja 24 Jam.



Liburan telah tiba. Mengapa Anda tidak mencoba berlibur ke Kepulauan Seribu? Salah satu tempat yang relatif murah yang dapat Anda kunjungi adalah Pulau Pramuka, pusat pemerintahan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Mengapa disebut tidak mahal? Anda dapat memilih salah satu dari paket wisata bahari yang dikemas dengan harga relatif terjangkau.

Misalkan rombongan Anda berjumlah 10 orang dan memilih paket dua hari satu malam, Anda "hanya" membayar Rp 730.000 per orang, tetapi sudah dapat menikmati obyek wisata bahari, snorkling, sudah termasuk biaya transportasi mengunakan kapal cepat, akomodasi (AC/TV), dan logistik.


Harga Paket Lengkap Pulau Pramuka 2D1N Via Marina Ancol :

- Minimal 2 orang    Rp. 1.250.000,-/orang
- Minimal 3 orang    Rp. 1.050.000,-/orang
- Minimal 4 orang    Rp.    950.000,-/orang
- Minimal 5 orang    Rp.    900.000,-/orang
- Minimal 6 orang    Rp.    850.000,-/orang
- Minimal 7 orang    Rp.    800.000,-/orang
- Minimal 8 orang    Rp.    775.000,-/orang
- Minimal 9 orang    Rp.    750.000,-/orang
- Minimal 10 orang dan Seterusnya     Rp. 730.000,-/orang

Harga Sudah Termasuk/ Include
:

- Kapal Via Marina Ancol - Pulau Pramuka  (PP)
- Makan 3X Prasmanan - siang saat tiba, malam (sekaligus bakar ikan) dan Sarapan Pagi
- Satu Home Stay untuk 10 orang ( AC, TV dan kamar mandi ). 
- Alat Snorkling - masker, snorkel, life jacket, fins
- Kapal untuk Snorkling - full day
- Snorkling ke Pulau Semak Daun dan lokasi yang menarik lainya
- Mengunjungi Laboratorium Hatchery Biota Laut Langka
- Mengunjungi Penangkaran Penyu Sisik
- Bakar ikan saat malam hari di Pinggir Pantai
- Tour Guide - tiap 1 guide untuk 5 orang

SUSUNAN ACARA

HARI PERTAMA 
 07.30
 :
 Berkumpul di Marina Ancol, menuju ke Pulau Pramuka
 09.00 – 12.30
 :
 Tiba di Pulau Pramuka, Istirahat, Makan Siang
 12.30 – 13.00
 :
 Perjalanan menuju Pulau Semak Daun
13.30    – 14.00
 :
 Latihan dan pembiasaan alat snorkeling di Pulau Semak Daun
  15.00 – 18.00
  :
 Snorkeling di Pulau Semak Daun, Pulau Air, Soft Coral, menikmati sunset,
 Mengunjungi Nusa Keramba (aquarium tengah laut/restoran apung)
 18.00 – 19.30
 :
 Istirahat, mandi, sholat
 19.30 – 20.30
 :
 Makan malam sekaligus bakar ikan di pinggir pantai
 20.30 – Pagi
 :
 - Acara bebas, jalan-jalan, gitaran, memancing di dermaga dan
- Bila cuaca cerah bisa melihat rasi bintang sambil tiduran di dermaga
 HARI KEDUA


 05.00 – 09.00
 :
 Sholat bagi yang melaksanakan, menikmati sunrise, sarapan, mandi, dll
 09.00 – 11.00
 :
 Mengunjungi penangkaran Penyu Sisik, mangrove, dan Hatchery Biota Laut. 
 11.00 – 13.00
:
 Istirahat, Sholat bagi yang melaksanakan, Berkemas
 14.00
 :
 Stand by di dermaga menunggu kapal menuju Marina Ancol.
 15.30
 :
 Tiba di Marina Ancol, see you on the next vacation.


Tambahan :
  • Provider kartu GSM atau CDMA yang mendapat sinyal di pulau Pramuka antara lain Telkomsel, Indosat, XL, Tree, dan Telkom Flexi.
  • Litrik di Pulau Pramuka sudah menggunakan PLN dan bekerja  24 Jam .



Paket Murah Non Snorkling Pulau Pramuka 2D1N Via Marina Ancol :

  • Minimal   2 orang    Rp. 1.050.000,-/orang
  • Minimal   3 orang    Rp. 1.000.000,-/orang
  • Minimal   4 orang    Rp.    950.000,-/orang
  • Minimal   5 orang    Rp.    900.000,-/orang
  • Minimal   6 orang    Rp.    850.000,-/orang
  • Minimal   7 orang    Rp.    800.000,-/orang
  • Minimal   8 orang    Rp.    750.000,-/orang
  • Minimal   9 orang    Rp.    700.000,-/orang
  • Minimal 10 orang dan seterusnya    Rp.   650.000,-/orang

Fasilitas Paket Murah Non Snorkling Pulau Pramuka Via Marina Ancol :

  • - Transpotasi Marina Ancol  - Pulau Pramuka PP
  • - Makan 3X  - siang saat tiba, malam , sarapan pagi, dan siang mau pulang
  • - Satu Home Stay untuk 10 orang ( AC,  TV dan kamar mandi)
  • - Mengunjungi Nusa Keramba (keramba bandeng)
  • - Mengunjungi Laboratorium Hatchery Biota Laut Langka
  • - Mengunjungi Penangkaran Penyu Sisik
  • - Bakar ikan saat malam hari di Pinggir Pantai
  • - Tour Guide


Tambahan :
  • Provider kartu GSM atau CDMA yang mendapat sinyal di pulau Pramuka antara lain Telkomsel, Indosat, XL, Tree, dan Telkom Flexi.
  • Litrik di Pulau Pramuka sudah menggunakan PLN dan bekerja  24 Jam .




 
Harida Homestay menawarkan penginapan yang nyaman untuk wisatawan yang mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan seribu.

Harida Homestay menyediakan ruang tidur yang nyaman dengan fasilitas air conditioner, ruang tamu yang luas, dapur yang bersih dan kamar mandi yang terletak dalam Homestay.


Ajaklah teman atau pasangan anda untuk menginap bersama, menceburkan diri ke pantai nan biru untuk meraih kesegaran. Inilah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan wisata anda.

Fasilitas Homestay :

- TV
- AC
- Kipas Angin
- 2 Kamar Tidur
- Ruang Tamu
- Kamar Mandi
- Dapur




Harida Homestay Nampak Depan


Ruang Tamu yang Luas


Ruang Makan



Kamar Tidur Pertama (1)

Kamar Tidur Kedua (2)

Kamar Tidur Ketiga (3)

Dapur yang Luas

Kamar Mandi di Dalam Homestay





Homestay Mutiara terdiri dari satu rumah dengan dua pintu yang bisa disewa harian. Setiap pintu memiliki dua kamar tidur, ruang tamu/ruang TV, dua kamar mandi dan bahkan teras rumah yang langsung menghadap ke pantai dan dermaga utama pulau Pramuka.

Homestay Mutiara Satu terletak di dekat dermaga Pulau Pramuka pusat pemerintahan Kepulauan Seribu, sehingga memudahkan akses transpotasi dan obyek wisata.





FASILITAS :

- 2 Kamar Tidur AC
- Ruang TV
- Ruang Tamu
- 2 Kamar Mandi
- Kipas Angin

- Air Mineral


Mutiara Homestay Nampak dari Depan

Pemandangan Depan Homestay Nampak Pantai dan Dermaga

Kamar 1 Full AC

Kamar 2  Full AC

Ruang TV / Ruang Tamu

Pemandangan Dari Ruang Tamu / Ruang TV

Kamar Mandi 1

Kamar Mandi 2 / WC






Text Widget

Popular Posts

Recent Posts

Sample Text

Unordered List

Pulau Seribu