Paket Super Murah Dua Hari Satu Malam di Pulau Pramuka :

  • Minimal   2 orang    Rp.   420.000/orang
  • Minimal   3 orang    Rp.   320.000/orang
  • Minimal   4 orang    Rp.   290.000/orang
  • Minimal   5 orang    Rp.   270.000/orang
  • Minimal   6 orang    Rp.   250.000/orang
  • Minimal   7 orang    Rp.   230.000/orang
  • Minimal   8 orang    Rp.   210.000/orang
  • Minimal   9 orang    Rp.   200.000/orang
  • Minimal 10 orang dan seterusnya    Rp.   190.000/orang

Fasilitas Paket Super Murah dua hari satu malam di Pulau Pramuka :

  • Transpotasi Muara Angke - Pulau Pramuka PP
  • Makan 3X  - siang saat tiba, malam dan sarapan
  • Satu Home Stay untuk 10 orang ( AC,  TV dan kamar mandi)
  • Tour Guide


Tambahan :
  • Provider kartu GSM atau CDMA yang mendapat sinyal di pulau Pramuka antara lain Telkomsel, Indosat, XL, Tree, dan Telkom Flexi.
  • Litrik di Pulau Pramuka sudah menggunakan PLN dan bekerja  24 Jam .




 
Saat libur panjang, sejumlah penginapan di Pulau Seribu kebanjiran pesanan dari para wisatawan yang ingin bermalan. Hal ini, membuat omset para pengusaha penginapan meningkat drastis.

Salah satunya penginapan Gina di Pulau Tidung, sudah penuh dipesan sejak hari pertama libur panjang minggu ini. "Dari tanggal 15 (November) sampai 19 (November) sudah ada yang pesan semua kamar," kata pemilik penginapan Gina, Sam'un hari ini.

Menurut Sam'un, kenaikan pendapatan sangat terasa dibandingkan hari biasa ataupun di akhir pekan. Dari 15 kamar dengan berbagai type yang disediakan, kata Sam'un, sekitar lima hingga 10 terisi saat akhir pekan, bahkan terkadang tidak ada yang menginap jika hari kerja atau Senin sampai Jumat.

Sam'un, yang biasa dipanggil pak Haji oleh warga sekitar mengakui, keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp5 juta disaat libur panjang dan jika ditambah hari biasa dan bisa mencapai Rp10 juta. "Kalau dihitung sebulan dan ada libur panjangnya bisa 10 jutaan. Kalau ga ada libur panjang bisa 5 juta sampe 8 juta" ucapnya.

Penginapan Gina terbagi menjadi tiga tempat, pertama dinamai Gina 1, 2 dan 3. Untuk yang pertama terdapat tiga kamar dengan kapasitas lima orang per kamar. Sedangkan yang kedua, bernama dengan kapasitas delapan orang per kamar.

"Kalau yang ketiga, itu penginapan Gina Family, ini terbagi empat katagori Family satu sampai family empat. Kalau semuanya dipesan harganya dua juta rupiah. Semua kamar ada AC, dispenser dan kamar mandi di dalam. Kalau kamar lainnya mulai dari 250 ribu sampai 350 ribu," tutur Pak Haji.

Sedangkan di Pulau Pramuka, pendapatan pengusaha penginapan tidak sebesar Pulau Tidung. Seperti di penginapan Mega yang memiliki dua tempat penginapan dengan delapan kamar. "Penginapan ada bentuk kamar saja dan ada rumah yang biasa dipakai buat keluarga," ucap Mulyani, pengelola penginapan itu.

Menurutnya, pendapatannya disaat libur panjang saat ini tidak seperti waktu dulu yang masih sedikit jumlah penginapan, sehingga membuat omsetnya agak menurun. "Masih ada yang kosong, kadang juga gak sampe penuh banget, kan banyak penginapan sekarang jadi wisatawan banyak pilihannya," ujarnya.

Penginapa Mega memberikan harga Rp350 ribu untuk per kamarnya dan satu rumah dengan harga Rp500 ribu. "Paling dapet 3,5 juta (rupiah) dalam sebulan, kalau ada weekend gini gak sampe 5 juta (rupiah)," kata Mulyani.
Sumber : waspada.co.id 

 
Bagi warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari adalah dambaan. Betapa tidak? sekitar 3000 jiwa warga di pulau ini harus bersusah paya hanya sekadar mendapatkan air yang dapat dipakai untuk mencucui pakaian atau mandi.

Air tanah pulau ini tak lagi dapat digunakan karena berasa asin, sehingga warga mencari alternatif dengan mengambil air di Pulau Karya atau di Pulau Pramuka. Sebenarnya, di Pulau Panggang telah dibangun sistem penyulingan air bersih dengan sistem desalinasi oleh Departemen PU, namun alat itu kini tak berfungsi.

Untuk memenuhi kebutuhan air minum, warga hanya dapat mengandalkan air dari hasil reverse osmosi (RO) yang hanya mampu memenuhi kebuthan air bersih warga sekitar 20 persen saja. Karena itu warga berharap ada sistem yang lebih baik untuk penyediaan air bersih di Pulau Panggang.

"Kami sangat berharap pelayanan air bersih lebih baik lagi. Karena kebutuhan air di pulau ini sangat tinggi," ujar Suhardi (42) Warga RT 08/02 Kelurahan Pulau Panggang.

Bupati Kepulauan Seribu mengakui ketersediaan air bersih untuk warga permukiman di Kepulauan Seribu kini menjadi salah satu masalah yang harus segera ditangani. Untuk itu dia telah menyiapkan program kerja sama dengan sejumlah pihak untuk memproduksi air bersih yang berbahan baku dari air laut.

Menurut dia, bila program ini berhasil permasalahn air bersih untuk warga akan tertangani. Bahkan, bila produksinya bagus tidak menup kemungkinan Kepulauan Seribu akan menjadi suplayer air bersih. Karena bahan bakunya melimpah.
 
 
 

Text Widget

Popular Posts

Recent Posts

Sample Text

Unordered List

Pulau Seribu