Gerbang Selamat Datang Pulau Tidung

Jreng..... jreng..... berawal dari kejenuhan dan mencari-cari teman yang mau diajak menggila ga ada yang bisa so’ dengan langkah pasti walaupun hanya seorang diri saya segera packing barang dan bergegas menuju pelabuhan Kaliadem Muara Angke walaupun hari sudah siang dan belum tau mau kemana. Hahha
Setelah sampai dan melihat-lihat jadwal penyebrangan, melihat-lihat kapal yang berangkat dari ojek kapal kayu, kapal cepat Kerapu sampai KM Lumba-lumba saya memutuskan untuk bersandar ke Pulau Tidung dengan menunggangi KM Kerapu, Setelah lama mengantri dan membeli tiket seharga 32.000 akhirnya cussss berangkat...

Beberapa alternatif Transportasi menuju Pulau Tidung :




1,5 jam perjalanan dengan mampir ke Pulau Untung Jawa dan Pulau Lancang terlebih dahulu perasaan jenuh ini sudah sedikit terobati dengan menikmati suguhan keindahan alam. Tak terasa kapal pun bersandar di Pulau Tidung, langsung saya mencari penginapan (maklum semua serba dadakan jadi belum prepare. hehhe) setelah dapat dengan kenalan dan negosiasi akhirnya deal diangka 200rb, sedikit agak mahal memang tapi tak apalah yang penting bisa menghilangkan rasa penat ini. :D
:











Sekarang judulnya jalan-jalan sore ke jembatan cinta yang terkenal di pulau tidung sambil menunggu sunset, saya pun melangkah dari penginapan dengan menenteng sebuah kamera buat jeprat jepret, tapi sayang setelah sampai di jembatan cinta yang menghubungkan antara Tidung Besar dan Tidung Kecil ini sedikit kecewa rasanya karena ga seperti dulu pertama saya kesini, sekarang kondisi jembatannya sudah banyak yang bolong-bolong dan rapuh terkesan ga dirawat. Sayang sekali padahal kalau sedikit terawat akan mendatangkan pengunjung jauh lebih banyak lagi #ngomong dalam ati. Tapi selain itu banyak kemajuan juga fasilitas di sini dari penyewaan sepeda, outbond sampai banana boat juga udah ada, makin lengkappp...




Singkat cerita setelah puas berkeliling di Pulau Tidung, saya berencana kembali pulang kerumah tapi kali ini coba menumpang di KM Lumba-lumba (biar dapet sensasi yang berbeda :D). Waaah ternyata oh ternyata naik kapal ini waktunya jauh lebih lama dari pada kerapu, sekitar 3 jam dari Tidung ke Kaliadem dengan melewati jalur selatan (ini mah sama aja naek kapal ojek kayu). L Tapi ga apa-apa yang penting hati senang pikiran tenang. Hahaha 


see you next time Tidung Island :D 
 

Related Posts:

  • TROLLING CUMI di Pulau Pramuka Cumi bakar hmmm lezatnya, itu lah yang dibayangkan rekan-rekan mancing kami kali ini. Hari minggu, beberapa pemancing mengadakan wisata kepulau Pramuka di kepulauan seribu. Selain menikmati keindahan pulau mereka juga … Read More
  • Ceria Ngetrip ke Pulau Bira Terbayar sudah dua jam perjalanan dari Muara Angke --yang becek dan bau itu-- begitu “Raja Ekspress”, kapal kayu yang membawa sekitar 200 orang ini, bersandar di Pulau Pramuka. Kapal kayu ini merupakan transporta… Read More
  • Pulau Pramuka, Tempat yang Pas untuk Wisata Edukasi Pulau Pramuka dan Pulau Panggang di Kepulauan Seribu cocok untuk dijadikan lokasi berlibur akhir pekan bersama keluarga. Terumbu karang dan hewan laut lainnya masih terjaga dengan baik, cocok untuk dijadikan wisata ed… Read More
  • Agar Laut Sesekali Waktu Juga Berwarna PINK Saya rasakan, dunia mancing negeri ini semakin semarak saja. Penyebabnya bukan karena komunitas mancing yang terus bertambah banyak di berbagai daerah, bukan pula karena semakin banyaknya member klub-klub mancing yang ju… Read More
  • Sepotong Surga Di Utara Ibu Kota Sepekan sebelum lebaran, saya berencana mengunjungi Kota Malang di Jawa Timur untuk berburu keindahan Sagara Anakan di Pulau Sempu. Tiket kereta api pun sudah berbulan-bulan di genggaman, namun tawaran yang menurut s… Read More

Text Widget

Popular Posts

Recent Posts

Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

Sample Text

Unordered List

Pulau Seribu